Lynna's blog

Catatan harian seorang gadis

Halo semua, jadi ini adalah part selanjutnya dari pembahasan tentang hijab cosplay sebelumnya. Untuk yang ini postingnya sengaja di Fan Page, bukan di FB pribadi. Supaya merasa lebih nyaman aja kalau mau post untuk public. Ini adalah Fan Page khusus nge-share hasil karya meskipun jarang nge-post foto cosplay.

Untuk yang mau melihat part 1 nya bisa di sini 

Jika tidak bisa dibuka karena masalah privacy, bisa baca di blog 
http://linaheartfantasy.blogspot.com/2020/05/seputar-hijab-cosplay.html

Jadi di part lanjutan ini, aku mau bahas tentang pertanyaan-pertanyaan apa saja yang sering diajukan mengenai Hijab Cosplay, dan mencoba menjawabnya. Kalau teman-teman hicos lainnya di sini ada yang mau coba ngasih tambahan, silakan saja. Dan aku juga mau menambahkan tentang hal-hal seputar hijab cosplay yang sekiranya perlu diketahui oleh teman-teman semua.

Sebelumnya, kemarin aku sudah live streaming dengan bang Zhuge Kamiya untuk membahas hijab cosplay. Karena banyak sekali yang penasaran. Di video itu juga ada beberapa pertanyaan-pertanyaan mendasar yang diajukan, yang mau lihat live stramingnya silakan ke sini :

https://www.facebook.com/zhugekamiya/videos/897378530779892/

Oke, lanjut ke pertanyaan-pertanyaan

1. Jadi, kalo hijab cosplay itu benar-benar Out of Character?
Sepertinya masih banyak yang bingung dengan istilah OOC di hijab cosplay karena dalam cosplay memang istilah OOC sering tertuju pada merusak karakter dan tidak sesuai. Karena memang di lingkungan vvibu di Indonesia ini, cosplay itu dinilai harus yang mirip dengan karakter, gak boleh dimodifikasi dengan cara apapun. Di post sebelumnya aku sudah membahas tentang beberapa jenis OOC yang tidak hanya di hijab cosplay. Dan OOC itu tidak selalu tentang kostum yang kurang mirip, namun juga dari pembawaan karakter yang kita cosplaykan. OOC yang telah dimodifikasi tidak lain adalah bentuk fanart dari para penggemar karakter untuk menunjukkan rasa sukanya terhadap karakter tersebut. Bisa dibilang hijab cosplay itu salah satu bentuk fanart dalam cosplay.

Selain hijab cosplay, banyak para artist yang senang membuat desain karakter versi mereka yang kostum aslinya tidak official, dan itu hanyalah bentuk imajinasi dari para artist tersebut. Lalu ada yang meng-cosplaykan desain fanart tersebut. Desain fanart itu bisa dibilang OOC karena desain kostumnya bukan official dan karena konsep kostumnya ada yang dimodifikasi, ada yang benar-benar menciptakan sendiri namun masih sesuai dengan karakter. Misalnya ada yang membuat fanart karakter versi pake kebaya, versi pake batik, versi pakai baju india, dan lain-lain.

Dalam hijab cosplay, sebenarnya kita hanya mengambil OOC nya itu hanya dari desain kostum saja. Itu juga sekitar 10-20% saja bagian OOC karena hanya mengambil dari desain dan konsep kostum (30% mungkin masih bisa ditoleransi jika si cosplayer masih belajar tentang cara bercosplay). Untuk 70-100% sisanya itu harus totalitas dari segi kelengkapan aksesoris, senjata, pembawaan karakter, dll. Jadi paham ya, kalau OOC yang diambil hanya dari desain kostum, karena kita sedang membuat fanart karakter yang dicosplaykan.

Kenapa aku harus bilang kalau hijab cosplay termasuk OOC? Karena nanti jika kamu ikut lomba atau kompetisi cosplay, ajang kompetisi biasanya memang mencari cosplay yang cukup perfect dari segi kemiripan kostum, kelengkapan, dan juga pembawaan karakter. Sementara hijab cosplay adalah karakter yang desain kostumnya sudah dimodifikasi, jadi kamu tidak bisa mensejajarkan dirimu dengan cosplayer yang memang totalitasnya benar-benar hampir 100% mirip. Kecuali kalau dalam lomba atau kompetisi cosplay yang diikuti, pihak sana memperbolehkan kebebasan kreasi karakter dengan memodifikasi, ini gak masalah. Jadi kalau mau ikut acara cosplay atau kompetisi cosplay lainnya, pastikan dulu kalau pihak lomba memperbolehkan yang hijab cosplay dan cosplay fanart lainnya atau tidak.

Kalau dari pihak lomba memang mencarinya adalah yang kemiripan karakter yang perfect, untuk para hicos harus memilih karakter yang aslinya sudah tertutup dari kepala sampai bawah, jadi tidak perlu modifikasi. Jadi kalau ada project cosplay atau acara kompetisi cosplay lainnya yang tidak memperbolehkan hijab cosplay, jangan baper dulu, siapa tahu bukan karena diskriminasi namun karena mereka mencari kandidat cosplay yang mereka inginkan adalah yang benar-benar mirip. Atau biasanya kamu diperbolehkan ikut untuk sekedar meramaikan, namun bukan dipilih sebagai pemenang. Jika kamu terpilih sebagai pemenang, itu artinya pihak  lomba mencari cosplay yang kreatif dan unik dari sisi seni, bukan cosplay yang syaratnya harus bener-bener mirip nyaris sempurna. Oke, jelas sampai sini ya.

Kalau mau lebih aman, sebaiknya ikut kompetisi yang khusus hijab cosplay. Karena syaratnya sudah jelas, khusus hijab cosplayer.

2. Apakah boleh hijab cosplay memakai wig, dalamnya pakai ciput ninja?
Sebenarnya ini kembali ke keyakinan setiap orang tentang pemahaman menutup aurat. Yang mau aku tekankan terlebih dahulu adalah, jika sudah memakai wig, itu tidak bisa disebut hijab cosplay. Karena konsep hijab cosplay itu bukan yang semua tertutup, tapi tidak menggunakan wig dan tidak memperlihatkan bagian tubuh yang menonjol. Di part sebelumnya aku sudah bahas tentang pemilihan karakter untuk dikonversi ke hijab cosplay, dan juga tentang perbedaan penggunaan hijab dan wig ketika cosplay.

Kenapa harus pilih hijab cosplay? Kenapa tidak memilih wig saja agar semuanya tertutup? Daripada repot-repot membuat desain kostum yang nantinya terlihat maksa untuk dihijabkan.

Sebenarnya jawaban dasarnya cukup simple, karena gak mau aja pakai wig, dan lebih suka membuat fanart modifikasi karakter. Untuk setiap hicos memiliki alasan tersendiri kenapa tidak mau pakai wig, dan juga cara eksekusi hijab mereka terhadap karakter, berbeda-beda style hijabnya. Seperti cosplay Hatsune Miku versi hijab yang modelnya berbeda-beda, karena memang tidak ada standar baku untuk styling hijab.

Aku pribadi, sejak awal cosplay memang tidak pernah ada pikiran untuk aku harus lepas kerudung dan memakai wig. Ciput ninja itu adalah dalaman kerudung, bukan kerudung. Ketika aku pertama kali berhijab, aku sudah langsung ada pikiran bahwa aku tidak pernah bisa mencoba cosplay karena aku sudah pakai hijab dan aku tidak mungkin pakai wig. Aku pun langsung tertarik hijab cosplay karena melihat Deanty jadi Miku di sebuah majalah. Pikiranku saat itu adalah, aku ingin sekali menyalurkan hobby dan ketertarikanku terhadap cosplay itu dengan cara yang berbeda. Dan menurutku, hijab cosplay itu cukup membantu diriku menyalurkannya. Karena niatku untuk hijab cosplay itu benar-benar karena kau ingin menjadi karakter yang kusukai tapi dengan cara yang berbeda. Jadi aku memang tidak masalah jika aku ini termasuk OOC, bagiku itu hanya salah satu fanart karena kita suka, dan cara orang mengekspresikan rasa suka dalam dunia otaku itu ya berbeda-beda.

Tidak semua perempuan yang berhijab itu mau untuk berhijab cosplay (ingat ini baik-baik ya, hehe). Banyak juga di antara mereka yang kesehariannya berhijab memilih melepas hijab ketika cosplay dan memakai wig. Ada juga yang pakai ciput dan pakai wig, lalu pakai manset warna kulit. Setiap orang itu memiliki rasa nyaman, cara pandang, dan tujuan yang berbeda dalam menggeluti dunia  cosplay. Yang jelas, setiap orang pasti sudah punya alasannya. Benar atau salah itu tergantung kita melihatnya dari sudut pandang yang mana. Aku tidak menyalahkan mereka yang seperti itu karena mereka pasti memiliki rasa nyaman yang berbeda dengan yang kurasakan dalam menjalankan hobby.

3. Kenapa banyak hijab cosplay yang berbeda-beda cara eksekusi hijabnya? Ada yang hijabnya tidak distyling, ada yang styling hijabnya harus mengikuti persis rambut karakter.

Karena setiap orang memiliki kenyamanan dan juga keyakinan masing-masing dalam mengeksekusi hijab ke dalam hijab cosplay. Sebenarnya ini ada pengaruhnya juga dari kesehariannya berhijab seperti apa. Di luar cosplay, kita pasti melihat orang-orang berhijab cara pakai kerudungnya beda-beda. Ada yang pakai gamis rok, ada yang pakai celana, ada yang masih pakai celana ketat dan kerudung di atas dada, ada yang kerudungnya lebar, bercadar, ada yang hanya pakai turban, dan lain-lain. Kebiasaan keseharian dalam berhijab dan juga pemahaman tentang menutup aurat yang berbeda dari setiap wanita itu akan terbawa saat hijab cosplay, dari caranya memilih karakter, dan juga bagaimana caranya mengeksekusi hijabnya.

Aku tidak mau bahas tentang benar atau salahnya. Pokoknya begini, ketika kamu sudah memilih karakter dan memilih bagaimana caramu mengeksekusi hijabmu, pastikan kamu sudah memiliki alasan yang kamu yakini itu benar dan tepat menurutmu. Kenapa menurutmu, kamu layak menstyling hijabmu seperti itu, dan karakter yang kamu pilih itu menurutmu itu cocok dijadikan hijab version.

Pada dasarnya, tidak ada aturan baku dalam membuat styling hijab untuk hijab cosplay. Karena setiap orang memiliki cara pandang yang berbeda. Intinya kalau kamu sudah mem-publish cosplaymu ke publik, walau akan ada banyak pendapat yang berbeda, kamu sudah punya alasan kenapa menurutmu karakter yang kamu cosplaykan dan pemilihan style hijabmu itu kamu anggap tepat.

4. Bagaimana Improvisasi styling hijab yang berkembang dari zaman ke zaman?
Ketika awal aku berhijab cosplay, aku mendapati teman-teman yang menstyling hijabnya seperti styling hijab pada umumnya, namun hanya ditambahkan aksesoris pelengkap untuk mendukung karakter tersebut. Karena itu, karakter yang dipilih adalah karakter yang memiliki ciri khas kostum yang menonjol dari segi kostum dan kelengkapan aksesoris serta weapon, tidak memilih yang simple-simple saja karakternya. Aku pun dulu juga tidak terlalu men-styling hijab menjadi persis karakter.

Sekarang ini, karena pandangan para vvibu yang paling banyak menyukai konsep cosplay yang semakin mirip dengan karakter, perubahan styling hijab pun menjadi berkembang. Dari yang tadinya tidak ada poni, menjadi ada poni yang dibentuk dari hijab. Karakter-karakter yang tadinya tidak dipilih untuk hijab cosplay karena kurangnya aksesoris pendukung, menjadi dipilih. Karena semakin banyak orang yang ingin meng-cosplaykan karakter yang mereka sukai. Akhirnya kekreatifan para hicoser yang tadinya hanya sekedar mengkonversi karakter ke versi hijab, menjadi kekreatifan melakukan styling hijab agar lebih mencirikan karakter yang dicosplaykan.

Karena jika memilih karakter yang kostumnya terlalu simple dan tanpa adanya dukungan aksesoris lainnya, orang lain akan sulit melihat karakter apa yang ia pakai kostumnya. Dan juga karena sekarang ini banyak para vvibu yang lebih suka melihat hijab cosplay yang styling hijabnya lebih mirip untuk karakternya, dibandingkan yang hanya hijab biasa saja. Meski begitu terkadang aku juga tetap menemukan hicos yang styiling hijabnya tetap hijab dan pemilihan karakternya tepat (terdapat dukungan aksesoris, dan juga make up nya bagus).

Bisa dibilang juga kalau hijab cosplay itu termasuk salah satu perkembangan fashion hijab dari masa ke masa. Berkembang karena adanya pengaruh pandangan publik terhadap hijab itu sendiri.

5. Bagaimana dengan hijab crossplay? Cosplay crossdress karakter cowok menggunakan hijab

Sebenarnya kalau aku pribadi, kalau untuk cosplay, aku lebih prefer jadi genderbend dulu baru dibikin hijab, daripada harus nge-cross. Walaupun ada karakter laki-laki yang model rambutnya kayak cewek dan bisa distyling hijab, apalagi kalau kostumnya sudah full tertutup. Menurutku, ini memang agak tricky untuk memilih karakter. Karena biasanya karakter cowok yang rambutnya panjang jadi tidak perlu dibuat versi genderbend-nya. Mungkin hanya konsep kostum saja yang diubah menjadi lebih terlihat jadi versi cewek.

Hijab itu sebenarnya sudah identik dengan perempuan, jadi sebaiknya tidak memilih karakter laki-laki untuk dicosplaykan. Dan dalam berpakaian hijab sendiri, sebenarnya tidak boleh menyerupai laki-laki, jadi sebaiknya dikonversi dulu ke versi genderbend kemudian ke versi hijab. Kalau karakter laki-lakinya sudah full tertutup pakaiannya sehingga tidak ada ide lain mengubah desain kostum ke genderbend, aku mungkin kasih tips : cari tahu dulu tipe baju yang dikenakan karakter cowok adalah tipe baju netral yang bisa dipakai cewek dan cowok, sehingga nantinya tidak akan terlihat crossdress, tapi kamu hanya menjadi versi wanitanya. Gunakan make up cewek hanya untuk sebagai pembeda versi cowok dan cewek.

Btw, kalo ada yang punya pendapat lain tentang ini, bisa ditambah di kolom komentar ya.

6. Pendapat jika ada lelaki crossdress menggunakan hijab dan menjadi hijab cosplay?

Sebenarnya aku bingung tujuan menanyakan ini untuk apa, apakah karena memang ada kasus cowok cosplay menggunakan hijab dan karakternya cewek, bukan karakter cowok ninja? Untuk di ranah cosplay, aku belum pernah menemukan ada lelaki yang mau nge-cross pakai hijab. Karena laki-laki itu tipe yang gak mau ribet, nge-cross waifunya pasti pakai wig karena wig tinggal pakai setelah di-styling, tidak seperti hijab yang harus pentul sana pentul sini, pakai dalaman hijab. (Enggak bisa bayangin kalo cowok jadi ribet kayak gini, wkwkwk).

Kecuali kalo memang si cowok ada kecenderungan lain yang membuatnya suka pakai hijab. Seperti dulu ada kasus cowok yang suka pakai hijab, cadar, lalu diam-diam ke kerumunan wanita. Yang pasti kalau ada cowok begitu, dia punya motif tersendiri yang kadang membahayakan.

Untuk cosplay, aku memang belom  pernah liat ada cowok yang suka hijab cosplay dan karakternya cewek. Kalo teman-teman di sini ada yang pernah tahu, mungkin bisa komen. Yang pasti kalo cowok tersebut melakukan hijab cosplay dengan nge-cross dan disebar ke publik, pandangan publik pasti akan menganggapnya buruk. Mau dia merasa benar/salah.

7. Pendapat jika meng-cosplaykan karakter yang ada simbol agamanya? Seperti karakter the nun dijadikan versi hijab.

Di postingan sebelumnya aku sudah pernah bahas kalau sebaiknya jangan memilih karakter yang ada simbol agamanya, kalau konsepmu adalah cosplay. Konsep hijab penutup itu sebenarnya tidak hanya di Islam saja. Di agama lain, juga ada pakaian penutup kepala yang mencirikan agama mereka. Dalam berhijab sehari-hari pun, kita sebenarnya tidak diperbolehkan mengenakan hijab yang menyerupai ciri khas agama lain. Apalagi dalam cosplay, dan kamu pakai ke event.

Untuk seperti karakter the nun itu, kalo konsepmu bukan cosplay, tapi kamua hanya mau mencoba make up setannya saja, dan kamu hanya untuk foto di rumah dan bukan untuk dicosplaykan ke luar, aku rasa itu gak masalah. Tapi pemakaian hijabnya hati-hati ya, kusaranin pakai hijabnya yang biasa saja, kalau kamu hanya sekedar mau menonjolkan make up nya saja, dan ini bukan untuk cosplay ya.

Okay, mungkin segitu dulu saja pertanyaan-pertanyaannya. Kalau misalnya ada yang berbeda pendapat denganku, gak apa-apa, tapi ingat ya, apapun pilihanmu, kamu harus punya alasan yang menurutmu, kamu masih layak untuk melakukan apa yang kamu lakukan. Jadi kalau ditanya atau tiba-tiba didramakan, jangan nge-drama balik.

Tidak lupa aku sarankan, sebelum memulai atau sambil melakukan hobby hijab cosplay, jangan lupa untuk mempelajari dan mendalami kembali tentang hakikat hijab untuk wanita. Sehingga kalau sudah paham betul konsep dan keyakinan dalam memilih cara untuk berhijab cosplay, pertanyaan-pertanyaan yang seharusnya sudah tidak perlu ditanyakan tidak akan muncul lagi. Dan juga untuk memperkokoh pilihanmu, kamu mau jadi hicos yang kayak gimana dalam membuat style hijabmu, sehingga kamu juga bisa lebih bijak dalam memilih-milih karakter untuk di-cosplaykan.

Jika memang masih ada yang ingin ditanyakan karena masih ada yang bingung, bisa komen saja. Tapi aku harap semoga semuanya sudah jelas ya.

Untuk postingan selanjutnya, mungkin aku hanya akan posting tentang sekedar tips dan trik membuat modifikasi karakter hijab cosplay.


Terkait dengan drama hicos yg kembali heboh sekarang ini, terutama buat yg newbie, mungkin masih ada yang kaget, ato yang dulu-dulu mungkin sebenarnya ada yg udah kenyang drama juga tapi tiba2 penasaran dg kenapa drama hicos bisa kembali terjadi. Pertama kuingin mengingatkan bahwa drama cosplay apapun dimanapun itu, it will never end, tiada akhir. Kalo udah ending season 1, pasti muncul season baru. Ato gak bikin judul baru, seri baru, spin off baru, terus aja sampe Square Enix bikin FF VII Remake ngeluarin semua episode dan semua seri game nya di remake. Hanya Cinta Fitri dan Tersanjung yang sudah selesai. Tukang bubur naik haji pun lanjutannya banyak banget. Sebelum bahas kenapa selalu terjadi drama, aku ingin mengingatkan kalian dulu tentang konsep dasar Hijab Cosplay yang sebenarnya. 

Sebagai orang yang sudah terjun di dunia ini kurang lebih 7 tahun (yg lebih sepuh banyak 😂) dan selalu ngikutin drama2 yang terjadi yang kadang bersambung, kadang ganti season, hal mendasar ini perlu kusampaikan buat para hicos terutama newbie : 

 1. Hijab Cosplay itu udah termasuk OOC (Out of Character). Jadi jangan pernah bilang mau cosu hijab yg gak OOC, karna hijab cosplay udah pasti OOC. Yang gak OOC itu, kamu cosplay pakai wig/tokusatsu tapi semua part kostumnya itu 100% mirip. Kamu mau styling hijabmu semirip apapun dengan rambut asli karakter, kamu tetap OOC. 

 TAPI 

OOC itu gak selalu buruk di dunia per-cosplay-an. OOC hanyalah sebuah cara kreatif dari para cosplayer utk mengekspresikan kecintaan mereka di dunia seni dan cosplay. Dengan catatan, OOC yg dibuat itu memang terlihat baik, bukan asal-asalan. Low budget cosplay saja yg sering kita liat itu aja punya konsep, gak bener2 ngasal bikinnya. OOC itu gak hanya di hijab cosplay, 

 Apakah OOC itu merusak karakter? 

Ini semua tergantung bagaimana kamu memilih karakter dan gimana caramu membawakan karakter tersebut. Karena OOC itu gak selalu dari kostum, kamu cosplay karakter yg ceria tp kalo km nya jutek, itu OOC. Coba bayangin yg cosplay L malah ketawa pecicilan, pas photses malah gayanya pake pedang. Itu juga OOC. Kalo kamu OOC hanya di beberapa bagian tapi sisanya km totalitas, i think it's fine. Selama orang yang lihat kamu, mereka tau kamu lagi cosplay jadi siapa. 

Mengapa vvibu alay tidak suka OOC? 

 It's simple, mereka punya mata, mereka hanya mau lihat yang indah. Mereka mau waifu mereka dicosplaykan dengan sempurna, tanpa OOC 1%. Mereka tidak peduli dengan jerih payah, karena mereka hanya mau menikmati. Kenapa mereka membuat drama? Karena mereka ingin KITA MATI agar tidak merusak mata mereka. Beberapa vvibu yg pake otak bakalan gak ngurusin, kalo gak suka gak bakal diliat. Tapi buat vvibu yg gak pake otak, mereka mau semua yang mereka lihat itu harus bagus. Mereka pengen kalo jalan ke event bisa liat cosplayer yg bagus2 aja menurut mereka, yang merusak mata itu harus disingkirin. 

2. Hijab is not wig replacement. Hijab bukan pengganti wig. Sebisa mungkin pilih karakter yang bisa dihijab-style nya mudah, aku nyaranin yg rambut karakternya panjang, ato kalopun yg rambutnya pendek, gak banyak uwelan. Supaya nantinya gak keliatan memaksakan (well, aku tau tiap orang pasti berbeda pendapat dalam memilih karakternya). Konsep dasarnya gini, kamu styling hijabmu untuk membuat ciri khas karakter itu muncul, tapi orang yang lihat kamu, mereka masih lihat kalo kamu pake hijab, bukan lagi liat kamu pake wig yg terbuat dari kain. (Ini kembali ke pribadi masing2 ya, yg penting apapun pilihan stylingnya, kamu masih yakin kalo kamu tetep keliatan berhijab). 

Aku lihat beberapa hicos memang ada yg menstyling hijabnya itu yang bener2 hampir mirip dengan rambut asli karakter uwel-uwelannya sampe hampir dikira bukan hijab. Kalo boleh nyebut, aku pernah lihat yang make up disney perfect yg hijabnya, buntelan kainnya itu bener2 kayak wig asli. Itu gak bisa dibilang hijab. Kalau kamu seperti itu, kamu sedang mencoba membuat wig yang terbuat dari kain. Membuat styling hijab rambut karakter itu gak perlu 100% mirip, yang penting orang yang lihat kamu itu tahu kamu cosplay apa, pembawaan karaktermu baik dan kamu masih kelihatan pake hijab. 

Ingat, OOC gak selalu buruk (walau menurut vvibu alay, semua OOC itu buruk), tergantung kreativitas kita memainkan. Aku akui, mungkin terkadang aku masih seperti itu. Tapi dalam setiap proses perubahanku bertahun2, aku sering mengubah cara pandangku dalam bagaimana aku bercosplay, untuk sekedar menyesuaikan dengan lingkungan, tapi akunya juga ga boleh kelewat batas banget. Tentang kerudung yang menutup dada saat cosplay 

Oke, mungkin banyak yang beda pendapat dan beda keyakinan sama aku tentang kerudung menutup dada saat pake kostum. Kujelasin dulu kalo tujuannya kerudung nutup dada itu biar gak membentuk tubuh. Buat yang cosplaynya pengen kerudung yang nutup dada, aku bisa saranin dengan memilih karakter yang acc nya di dadanya bisa dicopot. Ato bisa sembunyiin di dalam baju. Tapi bajunya dibuat agak longgar biar gak membentuk tubuh. (Gak mau bahas ttg hadis atau hukum memakai kerudung, karena itu panjang dan beda bahasan, itu khusus buat hicos yang berkeyakinan make kerudung harus dijulur nutup dada. Kalo ada yang berbeda, silakan, gak maksa). 

3. Pemilihan karakter, hal yang paling sering terjadi di drama. Pemilihan karakter itu sangat penting. Karena kamu bukan hanya memilih karakter yang kamu sukai untuk kamu cosplaykan, tapi kamu harus milih karakter yang memang itu pantas dijadikan versi hijab. Memilih tipe karakter gak hanya dilihat dari bentuk kostum karakternya, tapi dari sifat dan seberapa kontroversialnya. Dan juga apakah si karakter membawa unsur agama lain atau hanya karakter netral tanpa agama. Kalo mengandung unsur agama lain, kusaranin jangan pake banget. Karena itu sangat kontroversial meskipun kamu sudah mencopot simbol unsur agama tsb dari kostumnya, apalagi kalo simbolnya udah ikonik sama dia (kalo ga ikonik bgt, mungkin gpp kalo dicopot). Kalo kamu gak copot, itu tambah kontroversial. (Aku hanya menyarankan, kalo kamu punya pendapat lain, silakan lakukan). 

Drama sering terjadi karena pemilihan karakter yang gak sesuai. Yang ternyata karakter itu officialnya pny sifat E, H, Y, dll yang gak pantes dihijabin. Atau dari segi kostum, tipe kostumnya itu udah sporty dan kalo dihijabin ga cocok. Aku saranin, pilihlah karakter yang memang dari segi kostum, sifat, dll itu bener2 sesuai dan pas kalo dihijabin. Jangan maksa milih karakter yang sebenarnya gak cocok hanya karena kamu suka karakter itu. Disinilah kreativitas para hicos itu diuji, bagaimana berkreasi yang bagus dan baik. Makanya kita2 pada ngumpul buat saling belajar satu sama lain. Tapi sekali lagi, aku gak maksa utk sama kayak aku pemikirannya. Cuma kalo dah didramain, kamu harus punya self-defense sendiri alias pembelaan diri kalo kamu dikomen macem2. Kenapa kamu pilih karakter itu, kenapa begini, kenapa begitu. Jangan pernah langsung menjawab seperti "suka-suka gw lah, yang cosplay gw kenapa lu yang repot" dan kalimat2 serupa. Karena itu artinya, kamu hanya mau diapresiasi tanpa ada haters. Kamu ingin semua orang bisa setuju dengan apa yang kamu tunjukkan ke publik. Kamu hanya ingin bebas tanpa dikomentari. Kalo didramain orang lain, kamu jangan nambah drama pada diri sendiri dengan menyalahkan orang2 sekitarmu, tapi kamu sendiri gak sadar apa yang membuat orang2 itu melirik dan ngomongin kamu. 

4. Konsep hijab cosplay yg sebenarnya adalah : Mengkonversi karakter ke Hijab version, bukan Hijab ke karakter. Convert Character to Hijab Version, NOT Hijab to Character 

Walaupun sekarang seiring berkembangnya, makna ini kian bergeser. Tapi aku maklumin karena tiap orang punya pikiran yang beda-beda dalam bercosplay. Maksudnya convert ke hijab version, kamu membuat desain karakter versi hijabnya. Mengubahnya benar2 seperti karakter yang sedang berhijab, tentunya tanpa meninggalkan esensi unik karakter tersebut. Ya pokoknya kamu bikin fanart karakter versi hijab dalam bentuk cosplay. 

Susah? 
 Ya kan udah dibilang kalo kreativitas hicos itu diuji 😁. Aku pun juga masih sering salah. Kalau kamu serius menggeluti hijab cosplay itu, hobby hijab cosplay itu gak semudah beli wig, modalnya lebih banyak, modal pikiran terutama. Aku sendiri gak mau judge orang2 yang aslinya udah berhijab tapi pas cosplay copot hijab dan pakai wig, itu karena jadi hicos itu sebenernya lebih susah. Kamu harus konversi, harus mikirin styling, dll. Dan beberapa alasan mereka juga yang gak mau OOC utk karakter yang mereka mau cosplay. 

Sekarang ini, aku lebih banyak melihat hicos yang hijab to character, bukan character to hijab. Aku gak salahin mereka, tapi terkadang memang jatuhnya maksa banget, cuma ditambah legging/dalaman ketat dan style hijab nya keliatan kayak wig. Ya kalo nanti didramain, jangan ngedrama balik. Kalo kamu memang udah memilih seperti itu jalanmu, harusnya orang mau ngomong apapun, kamu dah punya alasan kuat kenapa mau lakuin itu, dan bisa balas bukan dengan cara ngedramain balik. Kalo kamu balesnya dengan tiba-tiba marah, ngambek, ngata-ngatain, apa bedanya kamu sama orang2 yang dramain kamu. Btw kayaknya masih panjang. Bersambung Part selanjutnya kalo masih mau pada baca 😂. 

Source gambar : Pinterest Miku Hijab Cosplay Deanty


Saturday, November 24, 2018

Untuk kalian

Untuk kalian berdua, 2 orang yang akan selalu aku hormati, dan tetap aku sayangi dengan caraku sendiri. Yang tidak akan pernah lagi aku omongkan dengan kata-kata yang tidak pantas...

Kasih sayang kalian berdua kepadaku mungkin tidak akan pernah bisa aku balas hingga aku menua dan mati sekalipun. Aku pun begitu bersyukur dirawat dari kecil, dibesarkan, diberikan barang-barang yang mewah, disekolahkan di tempat yang terbaik. Meskipun semua itu tidak aku butuhkan. Aku tau kalian berdua begitu menyayangiku. Mencukupi kebutuhan finansialku sampai sekarang. Namun tanpa kalian pernah tahu atau mengerti bahwa aku memiliki siksaan batin yang begitu melukai hatiku. Yang aku tidak bisa keluarkan dengan bebas.

Aku pun begitu tersiksa ketika kalian mengatakan bahwa ternyata aku melukai hati kalian berdua. Aku membuat kalian menangis. Sungguh, betapa dosanya diriku ketika setiap tetes air mata yang jatuh dari mata kalian adalah hitungan dosa untukku. Namun, aku pun juga memiliki hati yang rapuh. Hatiku kosong lantaran tinggal di rumah yang besar dengan segala kebutuhan yang ada, lantas tidak membuat hatiku nyaman.

Segala kesedihan, keresahan, dan batin yang aku tanggung hanya bisa aku tutupi. Berharap semuanya akan hilang seiring berjalannya waktu. Namun ternyata semua itu hanya bisa aku tutupi. Seperti menutupi tumpukan sampah dan kotoran dengan kain yang bersih dan wangi. Menyemprotkan setiap antiseptik, dan wewangian pada kain tersebut, ataupun rutin mengganti kain itu dengan yang lebih bersih. Agar sampah yang terus menumpuk tidak akan pernah terbuka.

Kalian begitu menceritakan kesedihan yang kalian alami. Semua beban yang kalian rasakan. Aku pun mendengar semua beban kalian, apa yang menjadi keresahan kalian. Aku pun berusaha memenuhi apa yang kalian perintahkan kepadaku, berusaha lagi dengan hati yang penuh keikhlasan. Harapanku agar bisa meringankan beban kalian dan menghilangkan segala kesedihan hati di hati kalian. Karena aku sudah tidak ingin lagi menjadi beban kalian.

Maafkan aku yang tidak mampu berkata yang baik untuk kalian. Tidak bisa menyampaikan apa yang kuinginkan dengan benar. Namun ketahuilah, sebenarnya ada satu hal yang aku inginkan kalian berikan untukku. Yang bilamana sebenarnya itu semua sudah cukup.

Aku tahu, ketika aku meminta dibelikan pakaian yang bagus, kalian bisa memberinya.
Ketika aku meminta kamar tempatku untuk beristirahat, kalian bisa mengabulkannya.
Ketika aku meminta laptop, gadget, bahkan barang elektronik yang bisa menunjang kebutuhan hidupku, kalian mampu memberikannya.
Aku tau, kalian selalu memikirkan kesehatanku, ketika aku sakit parah, yang memungkinkan aku tidak bisa "normal" lagi seperti manusia lainnya, kalian rela mengeluarkan biaya untuk menyembuhkanku, menjaga agar aku tetap bisa hidup normal, dan menjalani kehidupanku tanpa keluhan sakit.
Aku tau, kalian selalu memikirkan ketika aku kelaparan, kalian selalu berusaha memberikanku makanan yang enak. Tidak ingin membiarkanku kelaparan.

Sungguh, aku benar-benar berterima kasih untuk semua itu. Dan aku tahu, sampai aku menua dan mati sekalipun, aku tidak akan pernah bisa membalas kebaikan kalian semua kepadaku. Aku tidak akan pernah bisa menjadi seperti yang kalian inginkan.

Karena nyatanya aku bukanlah seorang anak yang kalian idam-idamkan dan bisa kalian banggakan. Aku tidak bisa seperti anak-anak teman kalian yang bisa mereka banggakan. Ketika anak mereka bisa memberikan gelar yang tinggi, pekerjaan yang bergengsi, calon yang benar-benar bagus statusnya, kalian tidak memiliki semua itu padaku. Di mata kalian, aku tidak lebih dari seorang anak pembangkang yang tidak bisa menuruti setiap keinginan kalian. Kalian begitu mendidikku, memenuhi finansialku, namun kenyataannya aku hanya bisa memberi kalian air mata. Bagi kalian, aku tidak bisa membalas kebaikan kalian.

Jika saja kalian bisa menyadari, apa yang membebani hatiku hingga saat ini. Keinginanku sekarang adalah agar kalian bisa mendengarku, mendengar setiap keinginan dan semua yang kurasakan. Aku ingin diizinkan membuka sedikit demi sedikit sampah yang hanya aku tumpuk dengan kain yang hanya kalian ingin lihat keindahannya. Mengatakan semua tekanan batinku, agar aku bisa membuang sampah-sampah tersebut.

Namun kenyataannya, ketika perlahan aku mencoba untuk jujur, sedikit dari kejujuranku yang hanya ingin kuutarakan. Hanya ada air mata dan kekecewaan dari kalian. Kalian pun langsung melontarkan perkataan-perkataan yang bisa membuatku berdosa kepada kalian.

Jika saja kalian tahu, aku juga ingin bahagia dengan jalanku sendiri. Bertahun-tahun lamanya aku berusaha bahagia di depan kalian, menjadi apa yang kalian mau, namun aku tidak bisa memenuhi semua keinginan kalian.

Aku mungkin bisa memberikan kalian kebahagiaan, walau harus ditutupi dengan senyum palsu. Kalian pun tidak peduli jika aku sedih atau tidak, selama semua itu terlihat baik di mata kalian. Namun aku tidak tahu, sampai kapan lagi aku bisa sanggup? Kalian hanya tidak ingin aku menunjukkan kesedihan di depan kalian. Kalian ingin melihat aku bahagia, walau kebahagiaan itu palsu, yang terpenting kalian tidak bersedih.

Jika saja aku tak punya iman, tak percaya pada kuasa Tuhan, maka aku sudah bunuh diri. Seperti yang dilakukan anak-anak lainnya. Ketika depresi dan rasa sakit yang begitu menyelimuti diri, seringkali akal sehat akan tertutupi. Hanya kepercayaan dan keyakinan pada Yang Maha Kuasa yang akan tetap membuatku tetap hidup.

Inginku untuk membuat kalian berdua mengerti bukan dengan cara seperti itu. Mengancam dengan bunuh diri atau menjadi gila. Karena kutahu hal itu tidak akan mampu membuat kalian paham. Aku hanya ingin berbicara dari hati, tentang kebahagiaan yang kuinginkan.

Akupun juga tak ingin mengolok-olok kalian, mengatakan kalian berdua tidak benar, dsb di sosial media atau kepada orang-orang lain betapa kejamnya kalian padaku, seperti yang dilakukan anak-anak lainnya.

Seandainya kalian bisa tahu dan memahami, banyak anak di luar sana yang menjadi stress, gila, dan salah pergaulan. Hanya karena kekosongan hati yang mereka miliki saat di rumah. Aku pun tidak ingin begitu.

Saat ini aku hanya butuh dukungan dari banyak orang yang tetap mengatakan kepadaku bahwa Tuhan lah yang paling berkuasa membolak-balikkan hati. Yang membuatku tetap percaya dan bisa tetap menjalani hidup.

Tuesday, June 19, 2018

Semua komen kritik adalah hate.

Ngomentarin masakan restoran

A dan B sama2 fans masakan di restoran ternama

Reaction masakan 1
A : enak nih. Bumbunya pas, gak kurang2. Sedap lah pokoknya.
B : ohiya bro. Emang enak banget. Banyak yg suka. Top lah pokoknya ini restoran. Bla bla (memuji restoran sampe banjir pujian)

Reaction masakan 2
A : yang ini kurang nih. Kebanyakan garam. Gw kurang suka. (Tetep dimakan dikit2)
B : heh!? Emangnya lo bisa masak yg lebih enak dari ini!? Kalo gak suka gak usah dibeli! Makan di restoran lain aja sono.

Reaction masakan 3
A : ini pedesnya sih pas. Bumbunya pas. Tapi kuahnya kental banget. Trus tekstur mie nya terlalu padat, knp padat ya?. Bla bla (ngereview makanan)
B : Manja banget sih lo!! Kebanyakan maunya!! Tinggal duduk manis trus makan aja susah bgt! Masih untung dimasakin! Kalo gak suka, ngapain lo makan? Kalo ga suka, ga usah makan disini lo! Lo ga tau apa koki disini capek masaknya? Lo pikir bikin mie dan ngeracik bumbu itu gampang apa? Tinggal makan doang juga, repot bgt sih lo! Emangnya lo bisa bikin kayak gini juga? Kita tuh harus menghargai kerja keras koki restoran ini. Kalo lu ga suka, mending lu ga usah beli makan disini!

.
.

Ya gitu deh. Sebagian org indo haus bgt sama pujian. Mreka pikir cara untuk menghargai karya seseorang adl dengan membanjirinya dg pujian. Segala bentuk komen, kritik, dianggap KOMEN HATE dan PROTES. Jadi kalo kita mau ngehargai dan ngedukung sebuah karya, harus pake pujian sebesar2nya. Kalo lo komen, kritik, dan menyampaikan apa yg lu rasain sejujurnya bakal dianggap komen hate, sekalipun tujuannya bukan utk hate. Kalo mau kritik, kita harus bisa bikin dulu. Kita gak boleh kasih kritik sebagai penikmat. Yang boleh kritik cuma orang2 yg udah pro aja. Penikmat mah diem aja, ga usah banyak cincong. Gak suka, tinggalin, jangan komen. Kalo suka, komen dg komen2 pujian.

Itulah yg ada di pikiran org2 yg haus sama pujian.

Plis lah, tolong bedain mana komenan kritik sama komenan yg bener2 hate. Jangan komenan kritik atau yg sekedar komen lu anggap sbg komen hate dan protes. Pantesan aja banyak kreator baru di Indonesia yg mentalnya miring. Maunya dingertiin mulu. Maunya dingertiin kalo bikinnya susah, tp hasilnya ga mau berusaha maksimal.

Ada youtuber yg sok2 bacain komenan hate. Padahal isi komenannya ga semuanya hate. Justru itu adalah komenan kritik dan saran yg sebetulnya membangun. Tp dia anggap itu sbg komen hate dan ngebales dg perkataan yg hate. Plis lah, kalo gak mau micin yang disalahin, tolong baca baik2 komenan dan bedain mana komen yg bener2 benci, sm komenan yg kritik membangun.

Fans itu komen karena sayang dan peduli. Kalo cm skedar muji2 kehebatan dan kebagusannya, creator ga akan maju2. Hanya karena beberapa fans ngasih komentar di beberapa bagian sebuah karya yg dirasa kurang, bukan berarti fans ga suka sama karya itu dan mengatakan jelek keseluruhan.

Dan ga usah nyuruh2 orang buat gak usah beli suatu hasil karya kreator hny karena org tersebut mengomentari beberapa bagian dr karya tsb. Hasil karya tetap dibeli utk dinikmati. Hak masing2 orang mau beli ato gak setelah komentarin suatu karya tsb. Gimanapun juga, kreator menciptakan karya bukan utk dirinya sendiri. Kalo udah dipublish, tentu dia juga harus bisa nyenengin orang2 yg suka sama karyanya.

Hellow, this is my fan translate. Sorry for my bad Japanese. I'm using google translate and asking to the other friends too. I didn't copy paste from any website. Hope you guus enjoy it!

🎌Japanese Lyrics🎌

運命何て知らないけど
Unmei nan te shiranai kedo

この際 存在 を 認めざる を 得ない
Konosai sonzai wo mitomezaru wo enai

本当にこんな私 でもいいの? ねえいいの?
Hontou ni konna watashi demo ii no? Ne e ii no?

あんまり 期待けさせないで 欲しいよ
Anmari kitai sasenaide hoshii yo

今日と言う部品は 嘘偽りのない
Kyou to iu buhi wa uso itsuwari no nai

永遠の誓い 日和だよ
Eien no chikai biyori dayo

綺麗な花も 承認も 要らない
Kireina hana mo shounin mo iranai

同じ色の指輪をしよう
Onaji iro no yubiwa wo shiyou

🎈Indonesian Translate🎈

Aku tidak tahu apa-apa tentang takdir

Tapi aku benar-benar harus menerima keberadaan ini

Apakah kau benar-benar tidak apa-apa terhadapku? Hey, kau baik saja?

Aku ingin kau tidak banyak berharap

Ini adalah hari tanpa kebohongan

Hari ini adalah hari yang sempurna untuk membuat sumpah

Aku tidak butuh bunga-bunga cantik atau pengakuan dari orang lain

Mari kita memakai cincin yang warnanya sama

Assalamualaikum wr wb

Konnichiwa minna! Today i want to share my hijab cosplay as Aerith Gainsborough. This is my second Final Fantasy hijab cosplay. I like Aerith in Crisis Core game. I ship Zack x Aerith. Because i'm really sad about their tragic love story, i cosplayed as her. i didn't make Aerith's dress. I'm just using my pink dress that makes looks like Aerith. The dress is not same with Aerith's. Because i don't have enough time and money to make the dress. This is my low budget cosplay. I just made flowers, bracelet, and ribbon. I made flowers from origami paper.

Hope you guys enjoy my cosplay version ^^

Aerith hijab version
Hijab Cosplay Final Fantasy
Aerith Gainsborough Hijab
Crisis Core Final Fantasy VII

Want to know more about me? Follow my social media,
FB : www.facebook.com/murasakifreya
IG : @linastrianti
Youtube Channel : www.youtube.com/c/LynnaFreya

Wassalamualaikum wr wb

Assalamualaikum wr wb

Konnichiwa minna, today i want to share my hijab cosplay as Kushina Uzumaki. Kushina is my favorite character in Naruto Shippuden. She is the best mother for Naruto. I cosplayed as Kushina mother version. But i have a plan to make her genin version in the future. Kushina costume is really simple to make. Hope you enjoy my cosplay version ^^

Kushina hijab cosplay
Kushina Uzumaki hijab version

Want to know more about me? Follow my social media,
IG : @linastrianti
FB : www.facebook.com/murasakifreya
Youtube channel : www.youtube.com/c/LynnaFreya

Wassalamualaikum wr wb

🌼*_BROWNIS IOCANTIK_* 🌸

*TIPS & TRIK BERHOBBY HIJAB COSPLAY*
By : @@linastrianti 😜

Mungkin sudah banyak yg tau, tapi pengen sharing aja sih. Tentang cara menjadi Hijab Cosplayer yg baik 😁

Dan mungkin bisa membantu memandu teman2 kita yg masih awam di hobi ini 🤔

1. Niat
Kita harus tau dulu, niat kita buat cosplay itu apa. Apakah kita Hijab cosplay hanya sebagai pengganti wig? Atau benar-benar mau menjalankan hobby kita dan tetap menutup aurat. Kadang, masih banyak di luar sana cewek-cewek yang aslinya pakai kerudung, tapi pas cosplay malah buka kerudung. Ada yang memilih karakter serba tertutup dari atas sampe bawah, lalu rambut asli ditutupin daleman ninja tapi ditimpa wig 🙈. Ada pula juga yang bener-bener dibuka auratnya. Ada juga beberapa yang aslinya gak pakai hijab, tapi pas cosu malah pakai hijab, alasannya karena gak perlu beli wig 😅. Beberapa waktu lalu ada beberapa cewek nanya sama aku tentang hijab cosplay, mereka bilang kalo mereka itu pengen bisa cosplay tapi gak mengerti cara styling hijab, jadinya berencana mau beli wig saja.

Nah, kalo misalnya niatnya masih begitu, aku gak menyarankan untuk terjun ke dunia perhobian Hijab Cosplay ini. Karena itu artinya, keinginan kita untuk memakai hijab belum bener-bener kekeh, dan kita masih menganggap "yang penting rambut asli gak kelihatan, yang penting kulit gak kelihatan". Di tahap ini, pasti kita udah mesti bener-bener paham kewajiban berhijab itu apa. Jangan sampai kita mengikuti aturan hobby kita, tapi hobby kita yang mengikuti aturan keyakinan kita, yaitu islam. Kita harus mengislamkan hobby kita (kaichou style 👽).

Jadi, kalau misalnya pengen hobi cosplay, tapi niatnya masih pengen pake wig karena itu tadi (yang penting kulit ga keliatan, rambut asli gak keliatan), mending...

*MENDING GK USAH COSPLAY SEKALIAN*

eitss...

kok gitu 😂😂.

Betulin dulu aja niatnya ya 🙈🙈

Sampai sini, adakah yang mau share pengalaman dulu cosplay gimana atau masih ada teman yg begini? 🤔

2. Pemilihan Karakter
Ok, kalo udah mau jadi hijab cosplayer, mesti milih karakter. Karakter seperti apa yang mesti dipilih dan cocok untuk seorang Hijab Cosplayer?
-Karakter tsb mempunyai sifat yang baik dan jauh dari sifat yang mengandung unsur E, H, Y, dll.
-Kalo mau aman, pilih karakter cewek yang kostumnya dress panjang dan tertutup sehingga tidak sulit untuk mengkonversinya nanti. Biasanya karakter bertemakan princess2 atau yang pakai rok.
-Kalau mau lebih menantang, coba pilih karakter yang baju aslinya terbuka tapi kita convert menjadi hijab version. Tapi pastikan dulu kalo sifat dari karakternya jauh dari unsur-unsur tadi 🙈.
-Jangan pilih karakter yang mengandung unsur agama lain. Jadi misalnya di cerita anime/manga nya, karakter tsb menggunakan mantra dan simbolis agama lain untuk mengadakan ritual/semacamnya, dan di ceritanya benar-benar detail menunjukan kalo si karakter ini memiliki keyakinan tsb.
-Misalkan simbol agama lain itu di kostumnya, cuma sekedar simbol kerajaan atau berupa logo saja, maka simbol ini bisa dihilangkan dari kostum atau dibikin bentuk lain. Misalnya simbol + dibikin x.
-Pilih karakter yang ada ciri khas aksesoris atau kostumnya, agar lebih memudahkan saat meng convert nanti.
-Kalo karakternya kostumnya kebuka bgt, terlalu sexy, tapi secara sifat, ia jauh dari unsur2 negatif, ini gpp kita convert ke hijab version. Tapi misalnya ada karakter yg ketutup bgt, tapi ternyata sifat karakter tsb mengandur unsur-unsur negatif/unsur yang disebutkan di atas tadi, ini kalo bisa jangan dipilih ya guys walaupun pakaiannya ketutup bgt.
-Milih karakter cowok lalu dikonversikan dalam versi genderbend juga bisa loh. Tergantung sekreatifnya kita aja.

Sampai disini ada yang mau sharing atau ditanyakan? 😶

3. Cara convert karakter ke hijab version.
Tadi udah milih karakter yg mau dicosukan apa, trus skarang gimana kita convert karakter ke hijab version. Kadang2, konversi karakter itu juga sesuai sama selera kita. Beda2 tiap orang. Gak ada patokan khusus mesti gimana. Tapi yg pasti, konversinya itu, kerudungnya harus nutup dada, dan jangan memperlihatkan lekuk tubuh. Kalo seandainya punya teman yg bisa gambar, bisa minta tolong gambarkan dan dia juga mesti pny imajinasi yg kuat. Klo seandainya gak ada teman yg bsa gambar, kita bisa cb gbar sendiri ato sambil melakukan beberapa percobaan, kira2 pantes ato gak nya. Dan ini gak semudah yang dibayangkan sih, karna disini kreativitas kita benar2 diuji dan harus sering memutar balik otak, ngeliat pantes ato gak nya. Trus, kalo karakter yg kita pgn cosukan adl karakter yg dikenal bnyak orang, biasanya ada yg bikin fanart ke dalam hijab dlm beberapa versi. Misalnya Hatsune miku. Miku hijab kan banyak versinya, tergantung kita nyaman nya yg mana. Ada yg convert bener2 pake rok panjang, ada yang pake celana, ada yg pake legging, dll. Apapun bentuknya, pokoknya jgn ambil yg versi lekuk tubuhnya kelihatan. Mau yg versi pake celana atau rok, terserah kita, yg penting saat kita meng cosukan karakter tsb, orang2 tau yang kamu cosukan itu karakter apa. Ada juga karakter yg simple bgt, yg cuma pake seifuku aja, tp roknya pendek dan chara itu aslinya pake stoking. Kadang2 kan ada karakter yg kalo seifuku nya dibikin rok panjang, kurang memperlihatkan ciri khas karakter tsb (saking simpelnya), makanya bnyk hijab cosplayer yang pake rok trus pake legging. Aku mau cerita nih, dulu waktu awal2 cosu pertamaku, aku pake rok sm legging karna waktu itu aku belum ngerti cara convert sama pemilihan karakter yg benar, aku ambil karakter yg paling simple. Trus aku melakukan banyak uji coba di rumah, (dg karakter yg kupilih semuanya simple bgt), baju yg kupake masih sekedar pake manset ketat ataupun manset warna kulit. Krn aku memang blum paham. Tapi aku praktek terus di rumah, dan ga semua yg aku praktekin itu diturunin di event, karna banyak pertimbangan. Jadi, org yg berhijab cosplay itu proses ga instan, bikin kostum trus langsung turun ke event, tapi melalui bnyk percobaan dulu. Nah, dulu aku ini kan ga tau mau nanya sama siapa. Temen yg udah pengalaman cosplay pun gak punya. Semuanya aku bener2 mikir sendiri, pantes ato gak nya. Palingan nanya lewat grup HCG (Hijab Cosplay Gallery) waktu itu, tapi blom ada yg kukenal deket. Trus ada juga sih, karakter yg aku mikir bgt konversi hijab nya ampe 2 tahun mikirnya 😅.

Kalo sekarang kan enak, ada grup IOC, udah kenal, trus bisa minta saran. Oh ya, trus yg tentang seifuku tadi, kalo misalnya ngerasa kurang pas pake rok panjang (krn ngerasa kurang masuk karakternya), bisa pake celana yg agak longgar (bukan legging pokoknya). Aku sering lihat yg sering dipake sama anak2 IOC juga. Rok nya dipanjangin selutut trus pake celana.

4. Cara bikin hijab styling untuk hijab cosplay.
Menurut kalian, seberapa harus mirip kita sama karakter yg akan kita cosplaykan?
Karna sebenernya, kalo kita udah mengkonversi ke versi hijab, kemiripan karakter berdasarkan kostum ga bisa dibilang 100% mirip. Tp kita bisa menutupi kekurangan kemiripan secara kostum, dari secara kita mendalami karakter yg kita cosukan. Karna cosplay gak hanya asal pake costume, tapi ada "play" nya.
Utk cara styling nya sendiri, sbenernya ga ada patokan khusus harus dibikin semirip mungkin kayak rambut atau dibiarkan seperti pake hijab biasa. Disini, kita juga mesti praktek sendiri berkali2 sampe nemu style yg pas. Kan ada beberapa yg nanya/pm aku ttg cara styling hijab, ampe minta aku bikin tutorialnya 😅. Karna alasannya, mereka bingung dan tidak mengerti. Sbenernya sih ini selera kita aja. Tapi kusaranin yg paling penting, kalo mau style yg mirip rambut karakter, jangan lupa pake base hijab yg menutup dada, warnanya sesuain sama warna bajunya. Misalnya rambutnya warna ijo, bajunya warna pink, pake base hijab warna pink, trus baru timpa krudung ijo. Trus lagi nih, aksesori itu penting utk ciri khas karakter. Aku ambil contoh Miku yg bnyk versi nya, Miku itu ciri khas nya ada di baju, headset. Kalo kita pake model hijab biasa trus ditambahin aksesori headset, itu ga masalah. Yang penting orang liat kita, mreka tau kalo kita cosuin Miku. Kalo mau dibikin versi twintail, gpp juga, tapi jangan lupa base nya yg nutup dada. Intinya, kalo mau styling hijab, orang itu harus ngeliat bener2 kita pake hijab, bukan kerudung yg distyle menyerupai wig trus gak nutup dada. Kadang2 ada hijab cosplayer yg bener2 totalitas pgn semirip mungkin sm karakternya sampe bajunya ga dilonggarin, trus hijabnya di style kyk rambut. Jangan bikin orang ngeliat kita ngerasa "nanggung" sekalian aja pake wig trus hijabnya dilepas. Kita harus bener2 memperlihatkan kalo yg kita pake itu hijab.

Terus, klo misalnya keadaan karakter kita itu bnyk aksesori pendukung dan gak mengharuskan kita utk styling hijab kayak rambut, maka style nya biasa aja kyk kita make sehari2 gpp asal ada aksesori pendukung. Tp klo misalnya karakter kita tuh simple bgt, kalo krudung nya ga dibikin twintail/ponytail kurang kliatan karakternya, kalo ga dibentuk pony hijab kurang kliatan, boleh distyling twintail dll tp jgn lupa base hijabnya biar ga membentuk tubuh ato minimalnya karakter kita kostumnya longgar, jd ga membentuk tubuh.

Terus, kalo misalnya harus pake base nutup dada, tapi aksesori karakternya ketutupan kerudung, kalo itu gak diliatin nnti orang ga tah kita cosu apa. Hehe, sbenernya aku juga kadang masih mikir sih, ini gmn caranya. Bisa diakalin pas bikin kostumnya, aksesori di dada (misalnya pita) itu dipisah sama bajunya. Jd ntar makenya, krudungnya dulu trus pitanya dipasang di kerudung. Ato kalo karakternya seifuku berdasi, dasinya dipanjangin ampe bawah, ampe perut, jadi masih kliatan. Sekreatifnya kita aja sih.

Terus, jgn lupa biasakan sering2 praktek dan coba menemukan cara styling sendiri. Aku sendiri juga masih belajar. Kadang2 kalo kita nanya sm hijab coser lain styling hijabnya, mreka juga ga bisa ngejelasin. Apalagi kalo kita minta praktekin cara style hijab ke mereka, karakter yg blom pernah mreka cosu kan. Kadang2 ada yg mau hijab cosu, tapi ga bisa praktekin cara styling hijab jadinya nanya2 mulu dan minta hijab coser lain buat praktekin, padahal karakternya blom prnah mreka cosukan tp diminta peragain cara bikin style nya. Dan yg manusia pny kesibukan, dan kdg suka ga sempet buat ngasih contoh, jadi mau ga mau ya, kita harus berusaha sendiri. Jgn karna alasan "gak ngerti" kita jadi ga mau praktekin sendiri dan ga mau mikir cara styling. Seseorang yg udah bisa styling hijab buat karakter mreka sendiri, bukanlah orang yg dari awal udah paham cara bikin style hijab, tapi karna sering praktek, uji coba, dan melintir2 hijab sendiri, mkanya mreka jadi paham cara style buat katakter mreka. Akupun juga msh belajar, kadang mikir bikin style buat 1 karakter ampe ngulang2, nyoba2 ampe 10x lebih, ampe tangan pegel, kena pentul sana-sini, dll. Akupun jg bukan orang yg ngerti fashion hijab. Bahkan aku ga ngerti style hijab yg cocok buat kondangan/pesta, yg tampil elegan gimana, yg formal gmn, dll.

Ada yg mau sharing juga cara styling hijab utk karakter yg pernah dicosukan?

5. Makeup itu penting
Karena kalo udah bikin konversi karakter ke hijab version, kostum ga bakal 100% dibilang mirip. Makeup juga penting, makeup yg sesuai sama karakter biar lebih dapet cosu nya. Karena makeup itu mahal, maka kita belinya juga mesti nyicil2. Trus coba belajar makeup sendiri. Kalo udah pny hobi ngecosu, mesti blajar makeup. Karna cosu gak hanya kostum, makeup juga perlu.
Kadang masih ada yg merasa asing sama makeup. Kalo pake makeup terasa aneh karna ga biasa pake makeup.
Trus kan kadang minta di make up in, tapi suka ada yg gak mau nerima pasrah di make up in 😅. Misalnya ada yg minta "aku ga mau dipakein eye shadow itu, aku ga mau dipakein eyeliner itu, dll" karna kita masih ngerasa aneh kalo make itu. Kalo yg dimake up terima pasrah gpp, tp kadang yg pgn di make up, mintanya banyak, jd yg make up in juga bingung antara kalo ga dikasih ini, kurang, kalo dikasih, ntar dihapus. Itu semua karna kita masih nganggep makeup itu adalah "benda asing" yang kalo dipake sama kita itu "aneh". Makanya banyak cewe yg blum mau blajar makeup. Terlebih karna hidup di lingkungan yg ga butuh makeup.
Kita semua adalah cewe yg sama. Apa aku dulu pernah musuhan sama makeup? Pernah, bahkan gak mau kenal. Karna kita hidup di lingkungan yg ga butuh makeup dan dandan itu gak perlu. Aku kalo bukan karna hobi cosu, ga mau blajar makeup. Kenalan aja mungkin ga mau.

Trus misal masih ngrasa ga pede cara pake makeup, pake eyeliner belepotan, pake maskara jatoh ke pipi, pasti bkl ngrasa "ih aku emang ga bisa make". Aku juga kadang kalo pake eyeliner ga bisa ngebentuk, jadinya aneh. Jadi klo pk eyeliner cm sekedar garis aja di mata.
Kalo kita ga pernah belepotan pk eyeliner, kita ga bakal tau cara ngatasin blepotan. Kalo pake maskara sendidi ga prnah kecolok mata, kita ga tau cara ngatasin biar ga kecolok matanya. Kalo ga pernah pake bedak/foundation ketebelan dan berminyak, kita ga akan tau gmn caranya ngecover wajah kita dg baik dan memilih foundation yg tepat buat kulit kita. Skarang sih mau blajar makeup enak, ada mastah2 makeup disini, ada youtube, yg bisa dimintain saran jadi kita ga takut gagal/salah milih produk 😁. Dulu aku kalo make bedak ketebelan, trus keputihan, kayak topeng, saking pgn nge  cover jerawat. Tp skrg udah blajar cara ngatasinnya biar ga ketebelan, jerawatnya diilangin bukan ditutupin, dulu suka salah pilih produk. Tp kalo ga pernah salah, kita jadi ga tau cara ngatasinnya 😄

My Hijab Cosplay: https://www.youtube.com/playlist?list=PLHV5MIpybtdgwEK61flfip64BE8uoaZrx

Kuy, jangan lupa subscribe 😗✨

Want to know more about me? Follow my social media :
IG : @linastrianti
FB : www.facebook.com/murasakifreya

Assalamualaikum wr wb

It's been a long time i didn't post on my blog ^^

Today, i want to share my Lilymon Cosplay. I made the property by myself. The dress was a tailor did it. I made a Palmon doll. It is not good but i'm happy to make it 😃. Hope my cosplay can give you all inspiration.

Lilymon Cosplay
Digimon Adventure
Lilymon Hijab Cosplay

Wassalamualaikum wr wb

Saturday, October 29, 2016

Hijab Cosplayer : Squall Linaheart

Assalamualaikum wr wb

I'm doing cosplay Squall Leonheart from Dissidia Final Fantasy. I make it in genderbend version. Because this is genderbend, i split the Squall's name with my name. Wkwkwkk. Hehehehe. i have never played Final Fantasy VIII before. I just play Dissidia. But, i know Squall character. I like him in Dissidia. So, i decided to cosplay as Squall.

Hope you guys like my hijab cosplay.

Squall Leonheart Genderbend Cosplay
Squall Hijab Version
Squall Linaheart

Wassalamualaikum wr wb

Assalamualaikum wr wb

Halo guys, this is my hijab Cosplay as Rize Kamishiro from Tokyo Ghoul.

Penjelasan kostumnya begini :
1. Kerudung paris ungu
2. Pita satin
3. Baju ungu
4. Gaun putih Rize
5. Sabuk hitam
6. Kagune

Untuk kagune nya, aku bikin sendiri menggunakan beberapa bahan yang aku manfaatkan di rumah. Mungkin kalian tidak akan menyangka, bahan apa yang kugunakan. Setelah melihat beberapa tutorial di internet yang menurutku ribet bikinnya, akhirnya aku pake caraku sendiri menggunakan kertas koran!

Bahan-bahannya :
1. Cardboard besar untuk dasar. Bisa beli di toko buku. Potong panjang dengan lebar 2 cm, panjang nya menyesuaikan ukuran tubuh.

2. Papan karton yang biasa buat majang mading di sekolah (namanya lupa, pokoknya agak keras gitu). Beli di toko buku juga. Papan ini gunanya buat nempelin kagune yang udah jadi. Potong kira-kira 20x20 cm atau ukuran menyesuaikan pinggang belakang.

3. kain karet yang biasa buat bikin baju. Beli di toko obras. Beli semeter aja cukup. Gunanya buat masukin belt rize biar bisa kita pake.

4. Kertas koran yang banyak

5. Kawat

6. kertas minyak warna merah

7. Plastik wrap paper yang biasa buat bungkus makanan.

8. Selotip

9. Lakban

Cara bikinnya :
1. cardboard yg dipotong tadi jadiin dasar buat gulung. Ambil kertas koran. Gulung pake cardboard dari ujung kertas. Rapiin gulungan pake selotip. Gulung lagi pake kertas koran sampe tebel kagune nya.

2. kalo udah cukup tebel, ambil kawat. Potong sepanjang kagune. Tempelin di kagune koran pake selotip.

3. gulung lagi pake kertas koran buat nutupin kawat.

4. Ambil kertas minyak warna merah. Gulung dengan kertas itu buat nutupin koran. Rapikan pake selotip.

5. Ambil wrap paper, lapisi kagune dengan wrap paper, gunanya biar kagune mengkilat dan ga basah kertasnya kalo kena air. Rapiin pake selotip.

6. Bikin sampe 4.

7. Keempat kagune tempelin ke papan karton yang udah dipotong tadi menggunakan lakban. Tempelin dari ujung papan. Rapiin.

8. Pasang 2 karet kain di papan, tempelin pake lem tembak/lem kayu/lakban.

9. Ambil belt rize, masukin belt rize di antara kain kain karet, trus pake ke badanmu.

Semoga bermanfaat!!

Wassalamualaikum wr wb.

Saturday, October 15, 2016

Hijab Cosplayer : My Asuna Hijab Cosplay

My hijab cosplay as Asuna Undine version Sword Art Online.

Ini adalah hijab cosplayku menjadi Asuna versi Undine di Sword Art Online.

Untuk kostumnya, biaya 500.000 tapi belt Asuna nya aku bikin sendiri. Sepatu Asuna boots biaya 200.000

Untuk pedangnya terbuat dari ganggang besi dilapisi busa hati. Kemudian dicat dengan Aquaproof lalu dipilox. Beberapa bagiannya dicat sendiri.

Kepangannya terbuat dari pita satin warna biru yang ukuran besar standard (lebarnya).


Hope you guys like my Asuna Hijab version ^^

Hijab Cosplayer, Asuna Hijab, Sword Art Online.

Saturday, February 13, 2016

Young Bride (1)

apa yang harus kutulis? Mulai untuk membuat suatu cerita naskah. Gak cuma ngayal aja.

Sinopsis :
Menikah di usia muda adalah hal yang tidak pernah dipikirkan oleh seorang pelajar SMA seperti Aira. Namun, bila calon pria nya adalah sosok idaman bagi para wanita, siapa yang dapat menolak? :v

Prolog :
Aira, seorang mahasiswi semester 5. Telah menikah saat semester 3 akhir. Suaminya adalah Adrian, beda 5 tahun dengannya. Menikah setelah Adrian menyelesaikan masa studi S2 nya di Jerman selama 2 tahun. Tinggalnya di rumah Adrian.

Aira : Sama sekali tidak pernah terpikir olehku sebelumnya untuk menikah di usia muda.
Hingga sekarang aku tak percaya bahwa dia adalah suamiku.
Ya, Adrian namanya. Kami menikah saat aku masih semester 3. Tepatnya pada saat liburan akhir semester 3.
Usiaku masih muda banget waktu itu. 19 tahun! Ya! Aku menikah saat umurku 19 tahun!
Dan bukan tanpa alasan kenapa aku mau menikah di usia semuda ini.
Ini adalah kisahku... Smiley

Episode 1 :
Aira berlari begitu cepat, ia tak mau ketinggalan upacara hari ini. Dengan cepat ia berlari.
"Haduuh gawat, kalo gak cepet, bisa ditutup nih gerbangnya" Aira kemudian melewati mesin minuman. Terpikir olehnya untuk membeli kopi terlebih dahulu.
"Karna tadi gak sempet sarapan, beli kopi dulu ah. Biar gak ngantuk pas upacara" Aira memasukkan uang 5000 ke mesin minuman, namun setelah menekan kopi yang dia inginkan, kopinya tidak mau keluar.
"Eh, kok gak mau keluar sih? Haduuuh jangan2 mesinnya rusak. Duuh kenapa harus di saat seperti ini sih!" Aira menendang mesin minuman, namun kopi yg ia pilih tak kunjung keluar juga.
"Ah bodo lah!" Aira kemudian berjalan pergi. Namun langkahnya terhenti. Ia berbalik, melihat seorang pria memungut kopi kaleng yg dipencet Aira.
"Ah maaf, sepertinya kopi itu milikku" ucap Aira.
"Milikmu? Yang benar saja, jelas-jelas aku yang mengambilnya, dan aku sudah masukkan uangku." Ucap si pria.
"Ah tapi tadi aku juga masukkan uangku tapi kopinya tidak mau keluar" Aira terus memaksa.
"Tapi sepertinya aku yang beruntung karena mendapatkan kopi ini. Ini adalah merk kopi favorit yang disukai semua orang, jelas saja banyak yang ngincar" kata pria itu. Aira merasa kesal kemudian menendang mesin minuman itu lagi.
"Dasar mesin sialan! Kalau tidak mau ngasih kopi setidaknya balikin uang 5000ku !!" Aira marah.
"Hey, kalau kau menendang terus mesin itu yang ada malah rusak. Begini saja, karena aku baik hati, akan kuberikan kopiku untukmu, aku bisa membeli lagi di toko lain" pria itu melemparkan kopinya pada Aira. Aira menggerutu kesal.
"Sepertinya kau sedang terburu-buru. Ahiya, ini kan hari senin ya." Kata si pria. Aira melirik jam tangannya kemudian panik.
"Sudah jam segini!! Gawat!" Aira kemudian berbalik badan segera berlari.
"Hey kamu sombong banget. Bilang makasih aja enggak." Teriak pria itu tiba-tiba.
"Iya deh makasih. Udah ya aku telat." Aira kemudian berlari sekuat tenaga.

Sementara itu, si pria menekan tombol pada mesin minuman. Lalu mengambil kopi kaleng. Ia pun tersenyum.

Aira berdiri menunggu angkutan umum. Namun, belum ada angkutan yang diharapkannya lewat. Sambil merasa panik. Ia sambil meminum kopi yang ia dapat tadi dengan perasaan kesal.
"Siapa sih cowok tadi, ngeselin banget. lagaknya dah kayak orang kaya ngeselin" batin Aira. Tiba-tiba sebuah mobil pergi ke arahnya. Dibuka jendela mobil itu dan ternyata si pria yang tadi.
"Hey, kamu pasti hampir telat kan. Ayo masuk, biar kuantar." Kata si pria.
"Eh apa-apaan, kamu ngikutin aku ya!? Mau nyulik aku ya!?" Aira panik.
"Udah deh masuk aja. Sekolahmu di SMA Bhakti Persada kan? Aku juga lewat situ kok." Kata pria itu. Karena merasa tak punya pilihan lain, Aira pun masuk ke mobil itu.
"Jam segini angkutan umum jarang yang lewat karena macet. Kalo berangkat telat 5 menit aja, sudah tidak ada yang lewat, angkutan umum." Ucap si pria mengajak ngobrol.
"Gara-gara kamu tadi mengambil kopi yang seharusnya milikku. Aku jadi hampir telat" ucap Aira kesal.
"Ah tidak, ini gara2 aku telat bangun 5 menit. Dan gara2 aku berurusan sama mesin minuman sialan itu. Tapi entah kenapa aku malah menyalahkan sepenuhnya ke pria ini." Batin Aira.
"Hahaha. Baiklah aku minta maaf kalau tadi aku membuatmu kesal. Wanita selalu menang" kata si pria. Aira hanya menggerutu. Kemudian dilihatnya kopi yg merk nya sama seperti yg ia minum di dalam mobil itu.
"Namaku Adrian. Siapa namamu?" Ucap si pria memperkenalkan diri.
"Apa pentingnya kau tau namaku?" Ucap Aira ketus.
"Karna aku yakin, suatu saat nanti, kita pasti akan bertemu lagi" kata Adrian. Kemudian ia melirik gantungan name tag di tas Aira.
"Apa-apaan sih cowok ini? Seram sekali. Rasanya ingin cepat2 turun" batin Aira.
"Ah, kita sudah sampai. Sebaiknya kau cepat lari sebelum pintu gerbangnya ditutup." Ucap Adrian sambil menghentikan mobilnya. Aira pun buru-buru turun.
"Terima kasih atas tumpangannya" ucap Aira agak judes kemudian berlari.
"Aira !!!" Adrian berteriak. Aira menoleh kaget.
"Sampai ketemu lagi ya." Ucap Adrian. Aira terkaget.
"Darimana ia tau namaku?? Oh iyaa, name tag. Bodoh sekali aku" batin Aira.
"Ahh, gerbangnya !!!" Aira berlari sekuat tenaga.



"Aduuuh, Aira lama banget sih. Tumben hari ini telat." Ucap seorang gadis, temannya Aira.
"Kariiin! Lihat itu !!" Kata seorang cowok di sebelahnya.
"Ahh itu Aira !! Gawat!! Gerbangnyaaa!" Ucap Karin.
"Aku akan mengalihkan perhatian. Kamu tolong Aira." Cowok itu kemudian berlari ke arah satpam.
"Paaak ! Tolong paaak tolooong! Gawat Pak!"
"Apa yang gawat nak?"
"Ada yang pingsan Pak! Ayo ikut saya Pak!" Cowo itu kemudian memberi kode pada Aira untuk berlari. Sementara Karin membuka lebar gerbangnya. Dengan sekuat tenaga Aira berlari memasuki gerbang.
"Hosh! Hosh! Apa upacaranya sudah mulai?" Tanya Aira.
"Sebentar lagi. Ayo, kita taruh tas mu dulu" ajak Karin.

"Kucing nya kasian Pak, dia pingsan. Pasti dia belum makan." Ucap si cowok mendramatisir.
"Haduh, kamu ini ada-ada saja. Kirain orang yang pingsan. Kucing itu cuma tidur. Gak usah lebay deh" kata satpam penjaga gerbang.
"Eh iya pak. Ah syukurlah, saya kira kucingnya pingsan. Hehe" kata si cowo.
"Duuh kamu ini. Ya sudah, baris lagi sana!" Kata si satpam. Si cowo cuma nyengir.

"Van!! Hey!" Teriak Karin memanggil nama cowo itu.
"Syukur deh Aira masih bisa masuk. Tapi kok tumben kamu telat? Gak biasanya?" Tanya Van.
"Ahh itu karna kopi... ah maksudku aku telat naik angkot karna beli kopi dulu" kata Aira.
"Kamu memang kopi addicted ya. Kalo gak minum kopi pasti kamu udah molor terus." Ucap Karin.
"Hati-hati ada sianida nya" ucap Van.
"Ahh sianida, sianada, ato sia sia apalah gak berpengaruh buat aku" kata Aira 

***

"Hoaaaam, pelajaran hari ini bikin ngantuk banget tadi." Ucap Aira.
"Udah minum kopi masih aja ngantuk" kata Van.
"Eh Aira, liat deh itu" kata Karin. Aira menoleh ke arah lapangan basket. Sesosok cowok keren diteriaki para gadis sedang bermain basket.
"Itu si Ricky, kapten basket sekolah kita. Dia populer banget. Udah gitu dia juga pinter di kelasnya." Ucap Karin. Aira memandang Renaldo di tengah lapangan, sekilas melihatnya tersenyum ke arah Aira.
"Wahh dia liat kesini. Jangan2 dia senyumin kamu!" Kata Karin.
"Apa sih Karin." Kata Aira.
"Yaaah, dia memang populer, udah pinter main basket, pinter pelajaran juga. Gak cupu kayak aku." Ucap Van.
"Makanya, kamu harus lebih rajin lagi dong. Jadi cowok yg macho!" Kata Karin.
"Udah-udah, mending kita beli makan aja yuk. Laper nih." Kata Aira
"Hari ini kita ditraktir Van!" Ucap Karin.
"Eh enak aja! Lagi tekor nih aku" kata Van. Aira dan Karin hanya tertawa.

Pulang sekolah...
"Aku mau ke perpus dulu ya, kalian pulang duluan aja" ucap Aira berpisah dari 2 sahabatnya.
"Huuu dasar kamu tongkrongannya di perpus terus biar lagi gak ulangan. Ya udah hati2 ya!" Kata Karin.
"Van, kamu harus meniru Aira tuh yang rajin banget baca buku makanya otaknya encer, jangan nge game melulu." Kata Karin.
"Aahh kamu juga bacanya komik melulu. Komik webtoon pula. Apa bedanya." Kata Van.
"Gini-gini aku kadang suka baca yang bermanfaat tau." Kata Karin.
"Ahh masaa? Wkwkwk" ledek Van.



Di perpus.
"Buku ensiklopedia sejarah penemuan... hmm dimana ya" Aira mencari buku yang ingin dibacanya di perpus.
"Ahh, ini dia. Cuma ada satu bukunya." Aira mengambil buku yg dicarinya kemudian membacanya.
"Aku mau pinjam buku yang ini ahh. Buku sebelumnya tentang penemuan-penemuan sudah kubaca sampai habis" batin Aira.
"Ahh maaf, buku itu hanya tinggal satu ya?" Suara seorang cowok ganteng mengagetkan Aira.
"Eh...eh...i iya" ucap Aira terkaget.
"Bukankah ini Ricky, kapten basket populer itu?" Batin Aira.
"Wahh sayang sekali ya. Padahal aku butuh buku itu untuk referensi makalahku." Ucap Ricky.
"Ohh, tugas sejarahnya Pak Kujo ya?" Tanya Aira.
"Ah iya. Kamu juga dapat tugas itu? Tanya Ricky.
"Ohh kalo itu, hmm, kelasku sudah mengumpulkannya minggu lalu." Kata Aira.
"Begitu ya. Berarti kali ini giliran kelasku. Apakah kamu pake buku itu juga buat referensi?" Tanya Ricky.
"Enggak, aku pake buku yang lain. Aku cuma senang membaca buku seperti ini aja." Kata Aira.
"Oh begitu ya. Anak-anak lain mencari referensinya lewat internet. Tapi aku lebih suka dari buku karena sumbernya jelas." Ucap Rikki.
"Iya benar. Hmm, kalo begitu, kamu mau pinjam buku ini?" Tanya Aira.
"Eh, bener gpp? Tapi kan kamu lagi baca itu." Tanya Rikki.
"Gpp kok. Aku bisa baca setelah kamu selesai. Kan kamu harus mengerjakan makalah." Ucap Aira sambil memberikan bukunya.
"wahh makasih banyak ya. Oh iya kalo gak salah, kamu Aira dari IPA 5 ya?" Tanya Rikki.
"Eh iya, kamu tau aku?" Tanya Aira tak percaya.
"kamu pernah menang lomba karya ilmiah sekolah." Kata Rikki.
"Oh begitu ya. Hehehe" kata Aira tersipu.
"Perkenalkan, aku Rikki dari IPA 1. Mungkin kamu pernah dengar namaku kalo nonton basket di sekolah." Kata Rikki sambil mengulurkan tangannya.
"Aira." Aira menyambut jabatan tangan Rikki.
"Hmm, IPA 1 kelas unggulan isinya murid pintar semua..." batin Aira.
"Oke deh Aira, kalo begitu aku pinjam dulu ya bukunya, akan secepatnya aku kembalikan." Ucap Rikki.

***

Aira melangkahkan kakinya menuju rumah.
"Tak kusangka, ternyata orang seperti Rikki mengenalku." Batin Aira. Kemudian ia melewati mesin minuman kopi.
"Gara-gara kamu nih aku jadi telat." Ucap Aira menggerutu sendiri. Kemudian ia berjalan.
"Aku pulaaang." Ucap Aira.
"Eh anak mama sudah pulang." Ucap ibu Aira.
"Aira, kemarilah, biar ayah kenalkan kamu dengan seseorang." Ucap ayah Aira. Aira menoleh ke arah ruang keluarga dan ia pun kaget.
"Hah!! Kamuuuu!!" Ucap Aira terkaget.
"Hai Aira. akhirnya kita ketemu lagi ya." Ucap Adrian.
"Kalian sudah saling kenal? Bagus lah kalau begitu." Ucap ayah Aira.
"Maksud ayah apa?" Tanya Aira.
"Aira, ini adalah Adrian, anaknya sahabat ayah. Dia adalah calon suamimu." Kata ayah Aira.
"APAAAAAA !???" Aira terkaget.

*******



Episode 2 : Nikah muda??
"Om kalo gitu, saya pulang dulu ya. Aira sepertinya lelah. Biar ia istirahat dulu" kata Adrian.
"Ahh terima kasih nak Adrian sudah datang kemari. Salam untuk papamu ya." Kata ayah Aira.
"Kita akan lebih sering bertemu." Bisik Adrian pada Aira. Kemudian ia pergi.

"Ayaaaah! Ibuuuu!! Apa yang terjadi sebenarnya? Kenapa aku punya calon suami?? Aku kan masih SMA!" Teriak Aira pada malam hari.
"Duduklah dulu" kata ayah Aira.
"Tidak ada yang menyuruhmu menikah sekarang. Kamu masih SMA." kata ayah Aira.
"Lalu apa maksudnya aku punya calon suami??" Tanya Aira.
"Dia adalah jodohmu yang sudah ayah siapkan. Supaya kamu gak sembarang cari pacar nanti. Ingatlah Aira, tidak banyak lelaki yang bisa dipercaya di dunia ini. Ayah gak mau lihat kamu nantinya cuma dipermainkan sama cowok. Untuk itu,  ayah akan pilihkan kamu yang terbaik." Kata ayah Aira.
"Ta...tapi ayah, bukankah ini terlalu buru-buru? Aku kan nanti harus kuliah dulu, cari kerja, cari uang, menikah itu kan masih lama." Kata Aira.
"Tidak masalah, kamu bisa menikah sambil kuliah." Ucap ayah Aira dengan entengnya.
"APAAAAAA !!!???" Aira shock.
"Adrian adalah lelaki yg bertanggungjawab. Dia pintar dalam segala hal. Dia juga punya masa depan yang baik. Ayah tak akan khawatir jika harus melepaskanmu untuknya. Dibandingkan nanti ayah harus melepasmu kepada lelaki yang belum ayah kenal, ayah tidak akan sanggup." Jelas ayah Aira. Aira pun terdiam. Tiba2 ibu Aira datang. 
"Aira, apa kamu lupa, dulu ayah dan ibu juga menikahnya pas waktu kuliah." Kata ibu Aira.
"Ahh benar juga. Bahkan dulu ayah dan ibu menikah di usia yang sangat muda. Waktu awal masuk kuliah!!" Batin Aira.
"Kenapa ayah dan ibu memutuskan langsung menikah? Memangnya waktu itu ayah sudah mapan?" Kata Aira.
"Kamu menghina ayah?" Kata ayah Aira.
"Hmm, kenapa ya, karna waktu zaman dulu sudah banyak yang menikah muda. Usia 17tahun kalo zaman dulu udah ditanyain calon." Ibu Aira tertawa.
"Ibuuu, bukan itu maksudku." Kata Aira.
"Hahaha" ibu Aira tertawa.
"Kok ibu malah ketawa?" Tanya Aira.
"Ayahmu sewaktu SMA adalah murid yang paling pintar. Tidak hanya itu, sewaktu sekolah, ayahmu sudah jadi pengusaha muda yang sukses sampai masuk koran." Kata ibu Aira. Ayah Aira tersipu.
"Sewaktu ayahmu mengenal ibu, tanpa basa basi langsung meminta ibu menjadi istrinya, padahal waktu itu ibu masih sekolah." Ibu Aira kembali tersipu.
"Ayah dan ibu tidak pacaran dulu ya?" Tanya Aira.
"Aira, ingat apa yang ayah katakan padamu tentang pacaran??" Tanya ayah Aira.
"Pacaran hanya buang-buang waktu untuk belajar." Jawab Aira.
"Camkan itu." Kata ayah Aira.
"Tapi masa ayah dan ibu gak pernah pacaran, langsung nikah?" tanya Aira.
"Tentu saja ayah dan ibu pacaran... setelah menikah." Ibu Aira tersenyum. Aira makin shock tak mengerti.

Di kamar...
Aira termenung sendirian di kasur. Memikirkan perkataan ayah dan ibunya. Pacaran setelah menikah, menikah di usia muda. Sungguh tak ia mengerti.




Keesokan harinya...

"Heeeeh!!!?? Calon suami???" Teriak Karin dan Van mendengar cerita Aira.
"Nggak usah teriak napa." Kata Aira.
"Hehe, maap." Kata Van.
"Jadi jodohmu udah disiapin dari sekarang, biar kamu gak sembarang pacaran sama cowok gitu ya." Kata Karin.
"Ya gitu lah. Gak ngerti aku sama kemauan ayahku. Sejak dulu aku memang gak pernah dibolehin pacaran karena mengganggu belajar." Kata ayah Aira.
"Tapi ayahmu itu bener loh, jaman sekarang gak banyak cowok yang bisa dipercaya. Mulutnya manis padahal hatinya kayak buaya." Kata Van.
"Termasuk kamu ya Van." Ejek Karin.
"Eh kok aku?? Mentang2 aku cowok gak berarti aku kayak gitu." Kata Van.
"Tapi kan semua cowok sama aja, tukang bohong." Kata Karin.
"Hey, kalian ini sudah berapa lama temenan sama aku, gak mungkin lah aku tukang bohong." Kata Van.
"Iya deh iya." Kata Karin.
"Ngomong2 Aira, calon suamimu ganteng gak?" Tanya Karin.
"Ya lumayan sih. Tapi orangnya rada nyebelin." Kata Karin.
"emang kamu diapain aja sama cowok itu?" Tanya Karin. Aira lalu menceritakan kejadian kopi nya dan ia diantar Adrian ke sekolah.
"Wahh berarti dia penyelamatmu banget yahh jadi kamu gak telat ke sekolah." Kata Karin terkagum.
"Aku malah gak suka, dia sok pahlawan banget jadi orang. Aku kan gak kenal sapa dia, orang asing. Kalo aku diculik gimana?" kata Aira.
"diculik ke pelaminan kaleee." Canda Van. Muka Aira memerah membayangkan yang tidak2. Tiba2 Rikki datang membuyarkan obrolan mereka.
"Hai Aira." Sapa Rikki.
"Oh eh, hai." Aira gugup.
"Aku sudah selesai pake bukunya, hari ini akan kukembalikan ke perpus, jadi kamu bisa meminjamnya nanti." Kata Rikki.
"Ahh, terima kasih banyak." Kata Aira. Rikki tersenyum. Tiba2 seorang cewek cantik menghampiri mereka.
"eh rikki, kamu aku cari2 ternyata disini. Ngapain sih ngomong sama orang udik kayak mereka." kata cewek itu.
"Lagian ngapain sih kamu ngikutin aku mulu, terserah aku lah mau ngomong sama siapa aja." Kata Rikki.
"Hai Namila, mau makan bareng kami?" Sapa Van.
"Eh, gak sudi aku duduk bareng orang udik kayak kalian. Rikki, mamaku tadi masakin bekal yang enak, ayo kamu harus cobain, ga boleh nolak." Namila menarik tangan Rikki, menyeretnya.
"Aira, sampai ketemu di perpus yah" kata Rikki sebelum pergi. Aira hanya mengangguk.
 "Ihh, apaan sih yang orang udik, yang ada dia tuh norak, keganjenan banget." Kata Karin kesal.
"jangan gitu dong sama Namila, gitu2 kan dia cantik." bela Van.
"Ini lagi bukannya belain temen sendiri. Dasar pengkhianat! Semua cowok sama aja!" jitak Karin pada Van.
"Aku salah mulu." Kata Van.
"Udah2, ga usah berantem." Lerai Aira.
"Ohiya ngomong-ngomong, kamu kok bisa sih disapa cowok kayak Rikki? Beruntung banget." Tanya Karin.
"Ah itu, karna kemarin aku pengen pinjem buku yang sama kayak dia, tapi dia yang pinjem duluan." Cerita Aira.
"Ooohh sooo sweeet." Kata Karin.
"Kok sok suit sih??" Tanya Van.
"Gak sengaja pinjem buku yang sama, lalu timbul benih-benih cinta, lalu sering bersama." Khayal Karin.
"Ahh kamu pasti kebanyakan baca webtoon romance" ledek Van.
"Aira, kayaknya kalo kamu jadian sama Rikki cocok deh. Kalian sama-sama pinter." Kata Karin.
"Kamu bisa aja. Kalo aku pinter harusnya aku masuk kelas unggulan yang sama dengannya." kata Aira.
"Ahh benar juga. Tapi IPA 1 itu udah kebanyakan orang pinter. Kasian kelas lain kalo gak ada murid pinter nya. Makanya kamu dimasukin ke IPA 5." Kata Van.
"Hmm, bisa jadi." Kata Aira.



Sepulang sekolah...


Aira hendak ke perpus. Sekilas melihat Namila mengejar Rikki.
"Rikki, pulang bareng yuk. Kamu ngapain sih ke perpus melulu." Kata Namila.
"Kamu pulang duluan aja sana, udah dijemput kan. Lagian rumah kita berlawanan arah. Aku ada urusan di perpus. Udah kamu pulang aja sana." Usir Rikki. Aira kemudian masuk ke perpus.
Aira melihat buku yang ingin ia pinjam sudah ada di perpus. Rikki sudah mengembalikannya ke perpus. Aira mencoba meraihnya tapi tangannya tak sampai. Tiba-tiba ada tangan lain yang membantunya.
"Kamu sudah datang? Cepat sekali. Ini bukunya." Kata Rikki.
"Ehh, Terima Kasih." Ucap Aira.
"Kamu suka baca buku tentang sejarah begitu ya?" Tanya Rikki.
"Iya, lebih suka tentang penemuan teknologi gitu, soalnya aku sering penasaran." kata Aira.
"Oh gitu, sering baca di internet juga?" Tanya Rikki.
"Kadang suka males baca di internet, banyak hoax dan sumbernya gak valid. Kalo di buku kan sumbernya jelas." Kata Aira.
"Iya sih, apalagi kalo dari fanpage aneh2. Oya, aku tau toko buku yang jual buku-buku menarik seperti yang kamu baca." kata Rikki.
"Benarkah? Lengkap gak?" Tanya Aira.
"Iya lumayan, ada karyanya Kahitna Gandi, Teremiye, Asma Nada, dll." Kata Rikki.
"Wahh, mereka pengarang favoritku!" kata Aira.
"Kapan-kapan mau coba kesana?" tanya Rikki.
"Hmm, boleh" ucap Aira.
"Baiklah, kalo begitu, kapan2 akan kuantar kamu kesana." ucap Rikki.



perjalanan ke rumah...


"Aku akan diantar Rikki ke toko buku, lalu kami jalan berdua." Batin Aira, mulai berpikir aneh-aneh.
Di tengah perjalanan, Aira bertemu Adrian.
"Hai Aira." Sapa Adrian.
"Ngapain kesini?" Tanya Aira.
"Mau ketemu kamu. Gak boleh?" Tanya Adrian.
"Enggak." Jawab Aira ketus.
"Kenapa gak boleh? Kan aku gak gigit." Kata Adrian.
"Ya pokoknya ga boleh."kata Aira.
"Apa aku ganggu kamu?"
"Ganggu banget!"
"Kamu lagi sibuk?"
"Bawel banget sih!" Aira mulai kesal. Tiba-tiba ibu Aira keluar rumah.
"Ada apa sih ribut-ribut Aira, suaramu kedengeran tau. eh ada nak Adrian. Aira, kok kamu gak nyuruh Adrian masuk?" Tanya Ibu Aira. Aira cuma mangut2 kesal. Adrian tersenyum.

Di dalam rumah...

"Gimana kuliahmu nak Adrian? Sudah mau lulus kan?" tanya ibu Aira.
"Masih ngerjain Tugas Akhir tante. Semoga tahun ini bisa selesai." Kata Adrian.
"Tante doakan semoga lancar ya, biar cepat lulus dan bisa segera melamar Aira." Kata ibu Aira.
"Ibuuuuu nih." Aira kesal.
"Kalo begitu saya pulang dulu ya tante. Saya cuma mau antar ini titipan papa, oleh-oleh dari Jerman. Salam buat om ya tante." Kata Adrian.
"Makasih banyak ya nak Adrian. Salam untuk papamu juga. Hati-hati di jalan ya." Kata ibu Aira.
"Nanti kita ketemu lagi ya." bisik Adrian pada Aira.
"Gak sudi !!!" Ucap Aira dalam hati.